Pages

Senin, 07 Oktober 2019

WHO AM I ?


hello guys, welcome back to my blog in this post I will try to describe how about myself. actually I also lack understanding about myself, this might be a little strange, but that's the reality.

my full name is Desi Maranata, people usually call  me Desi or Nata. but I prefer it when called Nata. I was born on December 19, 2000, and at this time I am 18 years old to 19 years old. the time that I passed seemed so fleeting, everything felt like a dream. I currently still feel like children who have not been able to face the challenges of life, the life process feels so heavy. but I am grateful because I have a family, friends especially God who always strengthen, support and even take care of me until now.

I was born on an island, namely Rupat Island precisely in Titi Akar. in this place I learned a lot of things that I encountered and I learned. on this island i have a lot of diversity both in terms of culture and religion, there is a Chinese culture, Akit (old Malay and indigenous tribe), Batak, Nias, Javanese, Malay also Christianity, Buddhism, Islam and Confucianism. but all of them live peacefully without disputing differences, I am a Peranakan tribe (Akit mixed with China) and have the clan Wi (the writing is not sure), sometimes myself get confused when other  people ask  me about the tribe. there are so many people who think I am a Batak people, when I say I'm not, i’am a Malay tribe (which actually isn't Malay), many people are surprised but how come Christianity? he said. I can only answer God's way no one knows and this is what happened to me and I really like this and I am proud.


Talking about expertise, I once thought that I didn't have any expertise. I'm not a person who is an expert in the fields of painting, dancing, I'm not a creative person and I don't know what my abilities are. I tried to find but could not, maybe I'm not sensitive to myself. I like playing volleyball, singing, playing the guitar, but that is not my concern. I want to try to do useful things, but I'm confused where to start. and I hope someday I can become a successful person with the abilities that I have.


I finished my studies from elementary school to high school on the island of Rupat (at that time there was no kindergarten yet), when I wanted to continue my college I continued in Pekanbaru. when choosing a major I was confused about what course to choose, then there were those who suggested finding a course needed by someone else. then finally I chose the English department, and wanted to be a teacher. this is because in my area there are still very few teachers, especially English teachers. When I was in school, we had no English lessons, so when we were confused at the national exams in answering questions, I finally determined that I didn't want to see the next generation feel what we felt, I wanted them to be better than us and to be able to develop more fast. and finally I entered the Lancang Kuning University majoring in English education, I feel my English skills are still very lacking and until now I am still trying to get better, I want to learn more and more to improve my ability. so that when I graduate I will be able to share knowledge and be useful to others.

I think that's all about me guys and  I hope you enjoy with my blog.
THANK YOU GUYS :)



Rabu, 20 Maret 2019

CIPTAAN BUDAYA MELAYU RIAU LESUNG DAN ANTAN


TUGAS  INDIVIDU BUDAYA MELAYU
“SALAH SATU CIPTAAN BUDAYA YANG TERDAPAT
PADA MASYARAKAT MELAYU RIAU”

DISUSUN OLEH :
DESI MARANATA (1888 203 022)
DOSEN PEMBIMBING :
Dr. ULUL AZMI, M.A


PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS LANCANG KUNING
2018/2019


SALAH SATU CIPTAAN BUDAYA YANG
TERDAPAT PADA MASYARAKAT MELAYU RIAU
“LESUNG DAN ANTAN”
1.    Pengertian Lesung dan Antan (Alu)
            Lesung adalah alat tradisional dalam pengolahan padi atau gabah menjadi beras. Fungsi alat ini memisahkan kulit gabah (sekam) dari beras secara mekanik. Lesung sendiri sebenarnya hanya wadah cekung, biasanya dari kayu besar yang dibuang bagian dalamnya. Gabah yang akan diolah ditaruh di dalam lubang tersebut. Padi atau gabah lalu ditumbuk dengan alu, tongkat tebal dari kayu, berulang-ulang sampai beras terpisah dari sekam.
            Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), lesung adalah perkakas yang dibuat dari kayu atau batu yang berlekuk di tengahnya untuk menumbuk beras dan sebagainya. Sedangkan, alu atau antan adalah alat untuk menumbuk padi dan sebagainya yang dibuat dari kayu. Baik lesung maupun alu dibuat dari bahan kayu utuh. Kayu yang digunakan biasanya berupa kayu jati, kayu nangka, sono keling atau glugu.


2.    Sejarah dan Penggunaan Lesung dan Antan
            Dalam keseharian-nya, lesung digunakan untuk mengolah beras dan fungsi lainnya adalah sebagai alat musik yang umumnya digunakan oleh kaum wanita. Mengapa wanita? hal ini dikarenakan dulunya wanita-lah yang biasanya melakukan kegiatan mengolah gabah tersebut sementara pria bekerja di sawah.
            Dikarenakan pekerjaan lesung yang terkadang membosankan, mereka berinisiatif untuk memanfaatkan lesung tersebut untuk dijadikan alat musik. Pola tumbukan yang monoton berubah menjadi sahut-sahutan dan menghasilkan bunyi yang berbeda-beda.
            Selain untuk menghasilkan suara yang unik, dengan menggunakan pola yang bergantian juga mencegah terjadinya benturan antar Alu penumbuk karena sebuah lesung bisa digunakan 4 hingga 6 orang sekaligus.
Dulunya proses mengolah dengan lesung dilakukan waktu subuh (sebelum matahari terbit). Setelah selesai ditumbuk, proses yang dilalui kemudian adalah ditampeni (disaring) dengan menggunakan alat yang terbuat dari bambu untuk memisahkan beras dan dedak.
            Untuk menggunakan lesung, penggunanya harus memiliki stamina yang banyak dikarenakan teknik dan cara memainkan alat musik lesung membutuhkan tenaga ekstra.

3.    Musik lesung
            Bunyi-bunyian yang dihasilkan dari hentakan antan dengan lesung  yang indah dan menyenangkan. Menumbuk padi menggunakan lesung dari bahan kayu yang cukup besar, dibuat lubang yang dapat menampung sekitar dua atau tiga kilogram padi sekali menumbuk. Padi ditumbuk beramai-ramai sangat menyenangkan. Biasanya untuk menghilangkan rasa bosan dan letih dilakukan dengan bergembira. Satu lesung ada yang sampai 4 atau 5 orang. Mereka mengerubuti lubang lesung untuk menjatuhkan  antan perlu seni tersendiri. Mereka menumbuk dengan ritme tersendiri.  Disinilah letaknya kenikmatan dalam menumbuk padi bersama. Masing-masing peserta, sudah siap menurut gilirannya, tidak pernah bentrok antara antan yang satu denga yang lain. Sekali-kali memang tidak langsung masuk ke lubangnya melainkan dipinggir lesung sehingga bunyinya berbeda. Bagi yang sudah biasa, giliran yang diseling-seling itu mempunyai irama tersendiri. Suaranya terdengar dari kejauhan dan mengundang bujang untuk datang. Suara tingkah menumbuk padi itu lebih indah dari sebuah musik dangdut sekalipun. Hal seperti inilah yang menciptakan irama yang indah dan menyenangkan bagi yang mendengar. Karena menarik, ada juga orang yang sengaja datang untuk menikmati musik lesung ini dan membantu menumbuk padi. Pekerjaan yang membuat lelah ini akhirnya dikerjakan dengan keriangan.

4.         Musik menumbuk padi lesung Galagaran
                        Musik menumbuk padi lesung Galagaran adalah Duriancacar, Gedabu,  Sungailimau dalam menumbuk padi. Apabila padi ladang telah dipanen dan telah kering pula dijemur. Maka gadis-gadis Talang Mamak menumbuknya beramai-ramai.
            Ada keunikan tersendiri menumbuk padi di Talang Mamak ini. Dimana hentakan antan (alu) secara bergantian akan muncul galagaran ( ketuk atau kentongan) dan menimbulkan kesan musik yang enak didengar.
            Bunyi gelagaran hannya sekadar bunyi semata, namun punya maksud tertentu pula, yaitu:
·                     Memberi kabar pada tetangga atau pada dusun lainnya bahwa disini kami telah                  panen padi, bekerja sambil menghibur diri (bedundung), dan
·                      memberi kabar dan tanda kepada bujang-bujang yang telah pulang dari ladang                  untuk bertandang malam nanti.



Sumber:
https://alatmusikindonesia.com/cara-memainkan-alat-musik-lesung/
https://lamriau.id/budaya-melayu-riau-muatan-lokal-full/
Ensiklopedia kebudayaan Melayu Riau



MERRY RIANA


Name   : Desi Maranata
Class    : 2.1
Famous People in  The News
Merry Riana
            Merry Riana ( born in Jakarta, may 29, 1980; age 38 years) is a motivator, director, and entrepreneur from Indonesia, known as a “million-dollar woman”.( https://id.m.wikipedia.org/wiki/Merry_Riana )
            At first Merry wanted to enter Trisakti University in Jakarta, but failed because of the may 1998 riots. Finally, Merry’s father and mother decided to send Merry to Singapore. Unfortunately, Merry’s life is not as smooth as a dream. The reason is, Merry is indeed only carrying mediocre provions when leaving. To the extent that Merry must find a way to fulfill his daily needs while studying in Singapore. At that time she also took an education loan program at Nanyang Technology University (NTU). To pay for the loan later, she has paid in installments from college by working. In fact, she was wiling to work out brochures. After finishing college, in fact it didn’t  make Merry Riana able to relax. Because, it was precisely at that time that she had to begin to be able to pay for her education loan at NTU. She and Alva (her husband now) decided to become insurance sales in Singapore. Maybe for some people, the profession looks less prestigious. However the choice of Merry Riana in fact brought its own blessing. Long story short, she managed to get an insured client with very large funds. The success of Merry Riana for marketing insurance products became a milestonein her success. A million dollars can be achieved by Merry before the age of 26  years. Finally, she can pay off her study debt at NTU. (https://www.moneysmart.id/merry_riana_ini_rahasianya_dapat_sejuta_dolar_di_usia_20_an\)
            From a student with a mediocre economy, Merry Riana, a young indonesian, transformed into a young billionaire and was recognized as a succesful entrepreneur, a very dynamic motivator, and a best-selling author in Singapore. Skipping a college full of financial concerns at Nanyang Technological University, Merry then created a paradigm shift in thinking and started a struggle with the concept and ethos of extraordinary hard work. Finally, she managed to earn 1 million dollars at the age of 26 years.      
            Merry Riana is a  formidable woman who has inspired many people. She is not someone from a capable family. But she managed to realize her dream by hard work. And we can learn a lot from her. We must dare to have big dream and try to reach it. No matter where we come from. As long as we want to try and never give up, we will success. you can if you try.
            Now Merry is one of the most popular motivators in Indonesia, she wants to create a positive impact on the lives of many people, especially in Indonesia. She also a businesswoman in her own company, Merry Riana Group. If you want to watch the Merry Riana  videos you can find it in youtube, instagram, facebook and the other,we will get lots of things from there.




20 penemu, nama dan asal negara


Nama               : Desi Maranata
Kelas               : 2.1
Mata kuliah     : Budaya Melayu
Dosen              : Dr. Ulul Azmi, M.A
Berikut 20 nama penemu, asal negara dan nama temuannya:
No
Nama Penemu
Asal negara
 Nama Temuan
1
Albert Einstein
Jerman
teori relativitas.
2
Italia
Batu baterai
3
Amerika Serikat
Telepon (Versi Lama), Piringan hitam.
4
Swedia
Dinamit.
5
Belanda
Lensa.
6
Italia
Telepon (Versi Baru 2002)
7
Jerman
dowel Fischer.
8
Benyamin Franklin
Amerika Serikat
Lensa kacamata.
9
Benjamin Holt
Amerika serikat
Traktor
10
Blaise Pascal
Prancis
Mesin hitung
11
Cai Lun
Cina
kertas
12
Charles Goodyear
Amerika Serikat
Ban karet vulkanisasi
13
Christian Buschmann
Jerman
harmonika dan akordion
14
Christopher Sholes
Amerika Serikat
Mesin ketik QWERTY, tahun 1868
15
C. Marconi
Italia
Radio tahun 1895
16
Cornelius van Drebbel
Belanda
Kapal selam.
17
Dmitri Mendeleev
Rusia
Tabel Periodik
18
Diophantus
Yunani
Bapak aljabar (penulis Arithmetika)
19
Edward Jenner
Inggris
mengembangkan penelitian Vaksin Cacar
20
Elis G. Otis
Amerika
rem elevator/lift



Senin, 26 November 2018

TUGAS INDIVIDU MAKALAH FILOSOFI DAN PEMBELAJARAN WAWANCARA “NGAMEN PUISI”


TUGAS INDIVIDU
MAKALAH FILOSOFI DAN PEMBELAJARAN
WAWANCARA “NGAMEN PUISI”
DOSEN PEMBIMBING : MUSTAKIM JM, M.Pd
DISUSUN   OLEH
 DESI MARANATA (1888 203 022)
“Berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.”
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PRODI BAHASA INGGRIS
UNIVERSITAS LANCANG KUNING
PEKANBARU, 2018


PEMBAHASAN
WAWANCARA “NGAMEN PUISI”

1.      PENGERTIAN “NGAMEN PUISI”

            Menurut nurmazela Aulia  seorang mahasiswi dari FIB semester 7 yang juga ikut serta dalam acara ”Ngamen Puisi” ia berpendapat bahwa”ngamen puisi itu adalah acara/kegiatan yang dilakukan oleh anggota dari sanggar syirih yang menampilkan atau mengeksplorasi aksi dari beberapa cabang karya seni. Seperti puisi, syair, tari, dan musik. Dan disini saya berpatisipasi dalam cabang seni tari. Jadi dari kawan-kawan yang ingin menampilkan bakatnya bisa berpatisipasi disitu meskipun bukan anggota dari sanggar syirih.”
            Jadi menurut saya ngamen puisi adalah pertunjukan kegiatan seni yang dilakukan oleh sekelompok orang atau organisasi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Bisa saja tujuannya hanya sekedar untuk hiburan atau misalnya seperti yang dilakukan oleh anggota sanggar syirih mereka memanfaatkan kegiatan ini untuk menggalang dana untuk masyarakat di Palu yang terkena musibah  bencana alam.


2.      TUJUAN ACARA “NGAMEN PUISI”

            Tujuan dari acara ini yaitu:
Ø  untuk melakukan penggalangan atau pengumpulan  dana sumbangan bersama untuk masyarakat yang terkena musibah di Palu;
Ø  Untuk memperkenalkan sanggar syirih kepada semua mahasiswa yang hadir.

3.      MANFAAT ACARA “NGAMEN PUISI”

            Manfaat dari acara ngamen puisi yaitu:
Ø  Bisa menjadi motivasi untuk kawan-kawan dari penampilan aksi seni yang telah ditampilkan;
Ø  Bisa mendorong mahasiswa untuk ikut serta dalam sangggar syirih;
Ø  Mengembangkan  kreatifitas seni;
Ø  Meningkatkan rasa kepedulian sosial kepada sesama
Ø  Mempererat tali silahturahmi dan solidaritas semua orang baik yang berpatisipasi maupun yang datang keacara ini.
Ø  Mempererat rasa persatuan dan persaudaraan;
Ø  Bisa menjalin kebersamaan dan menambah kekompakan.
Ø  Bisa meringankan beban para korban bencana.



4.      FILOSOFI DARI ACARA “NGAMEN PUISI”

            Filosofi dari acara ini semuanya merangkup, dari awalnya persiapan, proses, dan hasil. Sebab sebelum mempersiapkan harus ada perencanaan apa yang akan dilakukan, dan kegiatan apa yang dilakukan sesuai dengan agenda. Kebetulan telah terjadi musibah yang tak disangka yang telah terjadi di Palu, kemudian dari sanggar syirih banyak yang bisa ditampilkan. Jadi acara ini bisa dieksplorasikan kekawan-kawan supaya bisa menarik perhatian untuk ikut serta dalam acara ini dan bisa termotivasi untuk ikut mengembangkan bakat seni, sekaligus pengggalangan  dana untuk masyarakat yang terkena musibah gempa dan tsunami yang terjadi di Palu.


  1. DOKUMENTASI

Foto bersama Nurmazela Aulia dari FIB jurusan sastra melayu semester 7, anggota dari sanggar syirih cabang seni tari. Dia mengikuti sanggar syirih sejak awal sanggar syirih berdiri. Dan sekarang sanggar syirih sudah berdiri selama satu tahun. Foto ini diambil pada saat acara sedang  berlangsung, yaitu pada tanggal 3 oktober 2018 jam 11.54 siang. Pada waktu itu sedang berlangsung penampilan dari cabang seni musik.


Penampilan dari cabang seni musik yang ditampilkan pada saat acara “ngamen puisi”  sedang berlangsung. Pada hari rabu, 3 oktober 2018 pukul 11.57 siang. Mereka  membawakan lagu yang berjudul sunset di tanah Anarki. Dinyanyikan oleh kak jojo dengan penuh penghayatan dan diiringi seorang gitaris yaitu Rendi,dia memainkan musiknya dengan sangat baik.  Acara ngamen puisi ini di ketuai oleh bang Midun Al Hakurahawi. Nama aslinya Hamidunnas. Sedangkan untuk koordinator nya tidak ada ditentukan.



KOMENTAR/PENDAPAT:
Menurut saya, acara ini sangat bermanfaat. Dengan adanya acara ini kita bisa membantu masyarakat yang ada di palu. Karena bencana alam yang telah terjadi mengakibatkan korban mengalami kehilangan harta benda bahkan jiwa. Juga masalah kesehatan, kurangnya asupan gizi bagi tubuh manusia menyebabkan gizi buruk. .Sehingga bantuan dari sukarelawan sangat diperlukan. Dan acara ini adalah salah satu metode yang bisa digunakan. Selain itu, acara ini juga bisa menambah wawasan para mahasiswa yang hadir. Dengan adanya  acara ini mahasiswa bisa mengenal apa itu sanggar syirih dan bisa mengembangkan bakat dan kreativitas yang ada pada diri kita.selain itu, kita bisa bersosialisasi dengan orang yang hadir pada saat itu sehingga kita bisa saling mengenal satu dengan yang  lain. Dan menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial dalam diri kita


SARAN DAN KRITIK:
Dalam pelaksanaanya, seharusnya urutan kegiatan acara dipersiapkan sejak awal, dan sebaiknya koordinator masing-masing kegiatan ada. sehingga teman- teman yang hadir ataupun yang ikut berpatisipasi bisa mengetahui apa dan bagaimana kegiatan ini akan berlangsung. Sehingga acara  bisa berlangsung dengan baik. Dan para pengisi acara pun bisa mengetahui kapan waktunya dia akan tampil, sehingga mereka bisa melakukan persiapan.


IDE KREATIF:
Menurut saya, jika dalam melaksanakan / membuat sebuah acara akan lebih baik jika para pengurusnya menggunakan kostum/ aksesoris yang bisa menonjolkan identitas mereka masing-masing. Sehingga orang yang datangpun akan merasa penasaran dan mendorong rasa ingin tahu para penonton. Juga kegiatannya bisa ditambah lagi, misalnya melakukan suatu hal yang unik dan kreatif baik secara visual maupun nonvisual.


ENGLISH ASSESMENT TASK ( OLAH DATA)

 GROUP: DESI MARANATA ELENA .N NABILLA KHAIRUNNISA PEBRI YUNI BR HUTABARAT SRI NURANISA MAIDA DOKUMEN OLAH DATA ( ENGLISH ASSESMENT)